Sekarang ini mungkin kita sudah sangat mengenal system WiFi (Wireless Fidelity) atau sering disebut dengan (Wireless Local Area Network), yang sudah menjamur dimana-mana dan sudah biasa digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat (sekarang ini juga gw make WiFi ^^). Penggunaan jaringan WiFi tersebut telah banyak dipakai oleh perusahaan ataupun individu untuk jaringan privat maupun hotspot (public). Penggunaannya juga semakin menjamur keitka computer, notebook, PDA, dan handphone juga telah dilengkapi dengan interface WiFi di dalamnya. Ditambah dengan harga yang sangat terjangkau, maka penyebarannya menjadi sangat cepat.
Namun sekarang ini telah muncul perkembangan baru yaitu system WiMAX (Wireless Interoperability for Microwave Access)m suatu system yang mirip dengan WiFi. WiMAX sendiri merupakan sebuah standard baru (IEE 802.16) yang dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), yang memungkinkan dipergunakan pada berbagai keperluan, diantarnya konektifitas jarak jauh untuk rumah-rumah, bisnis dan backhaul wireless hotspot. Dengan adanya WiMAX itu memungkinkan 5 milyar manusia dapat saling berhubungan setiap waktu. Ya, membuat jarak tidak menjadi masalah lagi untuk berkomunikasi. Nah, satu hal yang paling menarik dalam pengembangan standar WiMAX ini sendiri adalah tumbuhnya popularitas bandwidth tanpa lisensi. Sementara operator seluler membayar satu milliard dolar untuk band selebar 5MHz, band tanpa lisensi menawarkan ribuan Mhz tak perlu membayar. Sebagai biaya bandwidth, tentu saja diteruskan kepada pemakai akhir, yaitu pemakai telepon seluler. Operator seluler akan menagihkan ratusan dolar untuk sejumlah waktu percakapan setiap bulannya. Sebaliknya, WiMAX merupakan sesuatu yang lebih baik untuk pengiriman dan pemakaian bandwidth tanpa batas membuat networking broadband wireless jauh lebih ekonomis disbanding dikirim melalui infrastruktur seluler.
WiFi 802.11 WiMax 802.16a Mobile-Fi 802.20 Cellular
Spedd : 6-54 Mbps 70Mpbs 16Mpbs 2Mbps
Band : Unlicensed Both Licensed Licensed
Coverage : 50-1500ft 2-30Miles 3-6 Miles 1-3Miles
Beberapa aplikasi yang bisa dicapai dengan memanfaatkan WiMAX adalah sebagai berikut :
- Aplikasi Backhaul
Untuk aplikasi backhaul maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk backhaul WiMAX itu sendiri, backhaul Hotspot dan backhaul teknologi lain.
Backhaul WiMAX
Dalam konteks WiMAX sebagai backhaul dari WiMAX aplikasinya mirip dengan fungsi BTS sebagai repeater yang bertujuan untuk memperluas jangkauan dari WiMAX.
Backhaul Hotspot
Pada umumnya, hotspot banyak menggunakan saluran ADSL sebagai backhaul-nya untuk menyambungkan ke sisi koneksi internet. Dengan keterbatasan jaringan kabel, maka WiMAX juga bisa dimanfaatkan sebagai backhaul hotspot.
Backhaul Teknologi Lain
Sebagai backhaul teknologi lain, WiMAX dapat digunakan untuk backhaul seluler. Gambar berikut mengilustrasikan WiMAX untuk menghubungkan MSC/BSC ke BTS seluler.
- Akses Broadband
WiMAX dapat digunakan sebagai ”Last Mile” teknologi untuk melayani kebutuhan broadband bagi pelanggan. Dengan kemampuan lebih di sisi QoS (Quality of Service) maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk melayani pelanggan perumahan maupun bisnis dengan service yang berbeda.
- Personal Broadband
WiMAX sebagai penyedia layanan personal broadband, dapat dibedakan menjadi 2 pangsa pasar yaitu yang bersifat nomadic dan mobile. Gambaran detilnya sebagai berikut :
· Nomadic
Untuk solusi nomadic, maka biasanya tingkat perpindahan dari user WiMAX tidak sering dan kalaupun pindah dalam kecepatan yang rendah. Perangkatnya pun biasanya tidak sesimpel untuk aplikasi mobile.
· Mobile
Untuk aplikasi mobile, maka user WiMAX layaknya menggunakan terminal WiFi seperti notebook, PDA atau smartphone. Perpindahan/tingkat mobilitasnya sama dengan WiFi. Bedanya kalau menggunakan WiMAX maka digunakan WiMAX card yang dipasang di terminal. Gambar 2. mengilustrasikan WiMAX untuk aplikasi mobile.
Hmmmm… enak juga ya, kalu di jurusan udah pake WiMAX…
Pasti dahsyat deh kecepatannya…..^^