Lolytasilvia’s Weblog

juSt tRy tO maNagE yOur kNowLedgE

aLL abOUt DeciSioN sYsTem sUppORT April 5, 2008

Filed under: about IE — lolytasilvia @ 11:36 am

Di sini gw akan coba mereview lagi tugas2 gw dari salah satu mata kuliah gw di TI (DSS) :

1st assignment : mencari jurnal yang membicarakan tentang teori keputusan itu sendiriGw dapat jurnal yang judulnya “OPTIMAL CRM USING BAYESIAN DECISION THEORY: AN APPLICATION AN APPLICATION FOR CUSTOMER SELECTION”. Kita diminta untuk mencari sebuah jurnal yang memberikan contoh mengenai apa itu decision theory, bagaimana penerapannya, dan metode apa yang digunakan . Di jurnal ini secara keseluruhan ingin menyampaikan suatu metode yang dijalankan dalam hal memilih Costumer yang benar-benar berpotensi untuk dijadikan rekan kerja mereka. Ehmm mungkin agak kurang mengerti sih waktu gw baca ni jurnal tapi apa boleh buat, gw harus mengerti… Jadi setelah gw coba baca, jurnal ini menginformasikan bagaimana pemilihan Costumer berdasarkan Costumer Lifetime Value. Bayesian decision theory dipilih untuk menyelesaikan case tersebut sehingga dapat memprediksi setiap perilaku dari konsumen itu sendiri. Di jurnal tersebut tertulis bahwa study yang dilakukan memberikan petunjuk bagaimana cara menarik minat konsumen dengan meningkatkan produktivitas marketing. Jadi tujuan akhirnya adalah ingin menentukan metode apa yang tepat untuk memilih mana konsumen yang berpotensial. Beberapa strategi yang didapat dalam menyeleksi konsumen tersebut :

  • Costumer diberikan nilai berdasarkan ESP (Expected Spending Potensial) mereka masing-masing dalam beberapa jangka waktu terakhir

  • Costumer dibagi kedalam beberapa segemen berdasarkan penilaian yang telah diberikan tadi. Digolongkan kepada dua klasifikasi yaitu “High Potential”, ”Medium Potential”, dan ”Lowest Potential”.

  • Ukuran dari segmentasi tersebut ditentukan berdasarkan budget constraing untuk marketing communication.

  • Kemudian dengan aktif mendekati setiap konsumen yang ”High Potential” atau dengan kata lain memprioritaskan mereka, lalu kemudian segmen yang lain di prioritas kedua dan ketiga.

2nd assignment : di tugas kedua ini kita diminta untuk mencari apa sih sebenarnya DECISION THEORY itu dan bagaimana pengimplementasiannya serta kita diminta untuk mencari informasi mengenai metode yang digunakan pada jurnal sebelumnya (dalam hal in berarti Bayesian Theory). Setelah gw mencari-cari dari beberapa sumber dapat disimpulkan bahwa keputusan merupakah hal yang penting untuk dilakukan dan setiap saat kita dituntut untuk membuat suatu keputusan. Bahkan jika kita tidak memutuskan pun itu merupakan sebuah keputusan (nah.. bingung jadinya..). Ya, daam pengambilan keputusan tersebut dapat digolongkan kedalam 2 jenis, yaitu :

  • Membuat keputusan dibawah kepastian : proses memilih alternative keputusan apabila keadaan semula jadi diketahui

  • Membuat keputusan dibwah ketidakpastian: proses memilih alternative keputusan apabila keadaan semula tidak diketahui

Metode yang sebelumnya gw gunain itu adalah Bayesian Theory yang ditemukan oleh Thomas Bayes (1702-17610). Bayesian merupakan suatu metode keputusan dengan menggunakan probabilitas bersyarat sebagai dasarnya

3rd assignment : di tugas ketiga ini kita diminta untuk mencari satu contoh kasus yang menggunakan decision making namun dalam contoh kasus kualitatif. Jurnal yang gw temukan waktu itu judulnya adalah The Effectiveness of Decision Tree Analysis on Routine Athletic Conditioning Data. Di jurnal itu diberitahukan terlebih dahulu latarbelakangnya. Kondisi seorang atlet, baik atau tidak, sangat mempengaruhi tingkat latihan yang dilakukan oleh mereka sendiri. Sehingga atlet sebenarnya cukup membutuhkan lifestyle guidelines. Kondisi lifestyle dari seorang atlet dapat diobservasi dengan berbagai pemeriksaan dan lifestyle seorang atlet dapat dijaga ketika dia dapat meningkatkan manajemen dirinya sendiri .

Penelitian ini dilakukan kepada 5 orang; Penelitian ini dilakukan kepada 5 orang; 3 orang pria dan 2 orang wanita yang merupakan olahragawan dengan usia rata-rata 21. Spesifikasi olahraga yang dilakukan :

  • Walking (1 female)

  • Swimming (1 female)

  • Soccer (3 male)

Dengan penelitian yang dilakukan kepada sample sebanyak 1323 hari. Metode yang dipakai adalah dengan menggunakan Quality Control Sheet, sebuah control sheet yang digunakan untuk mengontrol keadaan dari atlet itu sendiri. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa lifestyle yang bagus bener-bener bisa mempengaruhi kondisi mereka sebagai atlet.

4th assignment : pada tugas ini kita diminta untuk melihat apa sih sebenarnya AHP itu yang cukup berhubungan dengan yang namanya decision making. Nah, AHP merupakan suatu decision support tool yang dapat digunakan dalam memecahkan permasalahan dalam pengambilan keputusan yang cukup rumit dengan menggunakan Multi-Level Hierarchical (MCDA) structure dari objektif, kriteria, subkriteria, dan alternative yang ada. Ditemukan oleh ahli matematika Thomas L.Saaty (1980).

Saaty menjabarkan langkah-langkah dalam pengerjaan AHP sebagai berikut :

  • Menentukan masalah dan menentukan sasaran yang akan dituju

  • Membuat struktur hierarkinya mulai dari paling atas (objective dari decision-marker’s viewpoint) melalui intermediete level (yang tergantung pada kriteria sub-sequent levels) hingga kepada level yang paling rendah yang biasanya terdiri dari daftar alternative. Jadi “goal” dan “kreteria keputusan dan variabelnya dapat digabi menjadi 3 level:

  • Level 1: keseluruhan sasaran

  • Level 2: menggambarkan kriteria dan sub kriteria

  • Level 3 : alternative keputusan

  • Menetapkan prioritas dengan menggunakan sistem pembobotan untuk setiap kriteria dan sub-kriteria. Penentuan pembobotan tersebut dibuat berdasarkan pairwise comparison dimana setiap objek akan dibandingkan dengan objek yang lain pada level yang sama menurut tingkat kepentingannya. Untuk menentukan matriks pairwise comparison tersebut menggunakan persamaan (n-1)/judgment required .

  • Menghitung dengan menggunakan metoda eigenvalue yang dipakai untuk menentukan prioritas-prioritas relatif dari setiap elemen di setiap level hierarki

  • Langkah akhirnya yaitu menentukan urutan-urutan prioritas dari keseluruhan alternatif solusi penyelesaian masalah terhadap tujuan akhir yang akan dicapai.

5th assignment : mencari jurnal tentang kasus EC yang memuat bagaimana kasus tersebut menentukan bobotnya masing-masing dan mencari pengertian tentang AHP. Gw dapet jurnal yang berjudul : ASSESING THE AIDS’ Health education effect among service industries attendants using an AHP
AHP merupakan sebuah metode dalam decision yang ditemukan dan dikembangkan oleh Saaty yang menggunakan multiple criteria decision problem untuk memecahkan masalahnya. Nah dijurnal itu sendiri dilakukan study untuk melihat pengaruh dari AIDS education kepada industry jasa. Object yang diambil adalah para pekerja hotel, pelayand di spa dan salon kecantikan, dan lainnya. Metode yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner untuk mengevaluasi pengaruh dari penyuluhan untuk memberikan pengetahuan tentang penyakit AIDS pada tingkah laku dan pekerjaan mereka tersebut. Hmmm cukup menarik ketika membaca topik ini.

Nah permasalahan tersebut diselesaikan dengan metode AHP dan seperti yang kita lihat bahwa kasus tersebut merupakan kasus kualitatif. AHP merupakan sebuah metode dalam decision making yang menggunakan matriks sebagai pendekatan solusinya. AHP menggunakan hierarcy structure untuk menemukan solusinya. Setelah matriks dibentuk, nantinya setiap elemen-elemen yang ada diberikan bobot.

Bagaimana hasil dari penelitian atau study; dari hasil yang didapat bahwa pengetahuan mereka masih sangat minim akan penyakit tersebut dan bagaimana kita dapat membuat treatment yang tepat untuk menghindarinya. Karena mereka bekerja pada jasa yang digunakan oleh banyak orang. Sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan yang lebih lagi untuk mengontrol hal tersebut.

6th assignment : contoh kasus EC. Pada tugas yang keenam ini, kita diminta untuk mencoba membuat sebuah kasus yang memerlukan decision making dan diselesaikan dengan software EC (Expert Choice). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, EC merupakan salah satu software yang digunakan untuk membuat keputusan yang mudah digunakan.

Contoh kasus yang gw pilih adalah bagaimana memilih printer yang baik, nah bagaimana kita bisa menentukan pilihan yang tepat dalam memilih printer tersebut? Dalam langkah-langkah pemilihannya terdapat beberapa aspek yang ingin ditinjau:

1. Aspek Penggunaan setiap Mereka printer

Aspek ini cukup dibutuhkan, ketika kita membeli suatu produk kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara pemasangan dan penggunaan. Apakah penggunaanya user friendly atau tidak.

2. Aspek tingkat Services yang ada

Aspek ini cukup menjadi pertimbangan juga. Ditinjau dari segi tingkat garansi, Service Centre, dan juga kemudahan dalam perawatan, dimana faktor-faktor tersebut cukup menjadi pertimbangan juga

3. Aspek Spesifikasi Produk

Seperti misalnya berat, desain, dan keterseiaan warna. hal tersebut juga seringsekali dijadikan salah satu faktor dalam memilih produk printer yang diinginkan

4. Aspek Eksternal untuk setiap merek

Pada aspek ini, ditinjau kembali mengenai bagaimana keberadaan merek tersebut baik dimata konsumen, mata Indonesia, dan lainsebagainya

5. Aspek Keperdulian Perusahaan terhadap Sosial

Aspek ini mungkin sering dilupakan oleh banyak orang, namun sekarang ini menjadi suatu hal yang juga memerlukan perhatian dan pertimbangan. Baik dari segi limbah, kesejahteraan karyawan, dan masyarakat sekitar

Pada pemilihan ini, dikategorikan 3 jenis printer yang akan dipilih yaitu Canon, HP, dan Epson yang merupakan 3 merek printer yang cukup lama bersaing di Indonesia sendiri sehingga baik untuk dibandingkan.

 

tUKAnG LeDeng April 3, 2008

Filed under: sERbA-sERbi — lolytasilvia @ 6:12 am
kemaren gw buka-buka milis sma gw, trus gw teman gw ada ngeposting sebuah kisah yang bagus, semoga ini bisa menambah semangat kita untuk melakukan sesuatu. melakukan sesuatu bukan untuk manusia tapi terlebih buat Tuhan…
Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya. Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh.
Atas rekomendasi seorang temannya, Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya. Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk. Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah boss pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.
Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz, si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi. Boss Mercy-pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara si tukang ledeng.
Pada hari yang telah disepakati, si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz untuk memperbaiki kran yang bocor. Setelah kutak sana kutak sini, kranpun selesai diperbaiki dan si tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya.
Sekitar 2 minggu setelah hari itu, si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz lagi untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah. Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng. Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan si tukang ledeng.
Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya? Ya, namanya Christopher L.Jr. Saat ini beliau adalah General manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz!
Ternyata jika kita bekerja dengan hati akan berbuah banyak kebaikan pada hidup yang akan kita lalui nantinya.
 

nExt toPic : AJAX April 1, 2008

Filed under: hi-Tech — lolytasilvia @ 5:02 am

 Setelah sebelumnya telah dibicarakan mengenai Google Apps, sekarang mari kita membicarakan mengenai AJAX.  

       AJAX kali ini maksudnya bukan club sepakbola tetapi sebuah terobosan dalam dunia aplikasi yang berbasis web, Asynchronus JavaScript and XML. Kalau kita perhatikan sebenarnya aplikasi AJAX ini sudah ada disekitar kita, misalnya pada saat kita menggunakan Gmail, yang juga memanfaatkan aplikasi ini. Demikian juga dengan Google Maps, Meebo.com, dan banyak lagi web service yang ada yang memanfaatkan AJAX  

       Apa itu AJAX? AJAX merupakan kumpulan dari beberapa fungsi teknologi yang memiliki fitur dan kegunaan masing-masing yang terintegrasi menjadi suatu hasil yang sangat berguna bagi perkembangan dunia web di internet sendiri. AJAX itu sendiri merupakan kesatuan dari :

  • Standard-based presentation yang menggunakan XHMTL dan CSS

       ·    Dynamic display dan interaksi menggunakan Document Object Model (DOM)

       ·    Pertukaran data dan manipulasi data menggunakan XML dan XSLT

       ·    Penerimaan data secara asinkronud menggunakan fungsi XHML HttpRequest

  •  Dan akhirnya menggunakan Java Script untuk menggabungkan semuanya tersebut 

Bagaimanakah AJAX  bekerja?   Pada aplikasi web klasik, aktifitas user pada web interface akan men-trigger suatu request HTTP kepada web server. Web server itu kemudian melakukan beberapa langkah pemrosesan terhadap request tadi (misalnya menerima data, memilah-milah angka, berkomunikasi ke system yang lain, akses ke database, dan lain sebagainya) dan kemudian mengembalikan hasilnya kedalam format HTML kepada client. Model kerja tersebut didasarkan pada operasi web pada umumnya. Sedangkan  untuk AJAX berbeda. Jika kembali kita lihat pada model tradisional atau klasik pada sebelah kiri di atas, maka bisa terlihat “ketika server sedang melakukan pemrosesan data, maka apa yang dilakukan user?”. Jawabnya sederhana, user hanya bisa menunggu proses pada server dan proses ini berjalan seterusnya untuk proses-proses pada web server yang lainnya. Itu dikenal dengan suatu aktifitas yang bersifat sinkronus dan hal ini dianggap tidak cocok bagi suatu aplikasi web yang handal. Dari sinilah kemudian AJAX bisa merubah hal tersebut, karena AJAX berhasil melakukan model yang bersifat asinkronus pada suatu aplikasi berbasis web, dimana user tidak perlu menunggu suatu proses berlangsung dari server.

           Selain me-loading suatu halaman web, pada saat awal dari session, maka browser akan me-load AJAX engine — yang mana ditulis dalam JavaScript. Engine ini akan bertanggungjawab untuk proses rendering dengan interface atau tampilan yang mana bisa dilihat oleh user dan selain itu engine ini juga berkomunikasi dengan web server atas nama user yang memanggilnya. AJAX engine juga membolehkan interaksi user dengan aplikasi bisa berjalan secara asinkronus yang artinya bisa melakukan komunikasi secara independen dengan web server. Dengan demikian sekarang user tidak perlu melihat lagi jendela browser yang kosong dengan gambar jam pasir yang biasanya digunakan untuk menunjukkan proses yang lama.

Pengguna AJAX.  Sudah banyak perusahaan yang telah menggunakan aplikasi ini, misalnya Google (yang digunakan dalam Gmail, Orkut, Google Map, dll) , A9.com yang berasal dari Amazone, Meebo.com, dan lain sebagainya. Aplikasi AJAX dapat digunakan untuk bermacam-maca skala, mulaid ari yang paling sederhana  sekalipun misalnya untuk kepentingan web pribadi  hingga untuk hal yang sangat kompleks seperti yang digunakan pada Google.  n_n

 

Google Apps April 1, 2008

Filed under: hi-Tech — lolytasilvia @ 4:38 am

              Google merupakan salah satu mesin pencari terbesar yang ada sekarang ini. Google selalu berpacu dari mesin-mesin pencari lainnya seperti misalnya Yahoo dan yang lainnya. Sekarang ini Google telah cukup lama meluncurkan sesuatu yang baru yaitu “Google Apps”. Apa itu Google Apps? Dengan Google Apps, kita dapat memberikan account Gmail (yang biasanya sebatas 50 orang) kepada anggota organisasi yang menggunakan nama domain kita, sebagai pengganti @gmail.com dalam alamat email kita. Banyak fitur-fitur yang juga tersedia di Google Apps itu sendiri, misalnya dilengkapi dengan perangkat kolaborasi dokumen waktu-nyata atau GoogleDoc (yang kemarin gw dan teman-teman gw pelajari waktu kuliah Knowledge Management), GoogleCalendar, dan banyak lagi. Google Apps memberikan penawaran untuk kuota masing-masing account email disediakan 2 GB dan layanan itu semua dapat kita dapatkan GRATIS tanpa harus membayar sedikit pun.  

            Google Apps :Google Apps sendiri merupakan seperangkat fasilitas yang diberikan oleh Google untuk hosting beberapa produk terutama untuk hosting e-mail. Apa itu hosting e-mail? Hosting e-mail artinya adalah kita menaruh lalu lintas data e-mail di server tersebut. Jadi space atau hardisk dan bandwith menjadi tanggung jawab perusahaan server yang menyediakan hosting e-mail tersebut. Google Apps muncul dengan menawarkan hosting e-mail yang gratis dengan kapasitas yang cukup besar. Dengan menggunakan hosting email dari Google Apps sendiri kita akan mempunyai domain sendiri dengan alamat domain sendiri misalnya seperti : lolyta@ui.com. Saat ini Google Apps memiliki 3 jenis layanan yaitu Standard dan Education Edition (diberikan gratis dengan kapasitas per akun email hingga 6,5GB) , Premier Edition (dengan harga $50 USA per akun e-mail per tahun dengan kapasitas hingga 25 GB).  

             Fitur-fitur Google Apps :Google Apps tidak hanya bekerja dalam bidang hosting e-mail, banyak fitur-fitur yang juga ditawarkan oleh Google Apps itu sendiri, misalnya Google Docs, Google Calendar, dan lainnya.Google Docs : Google Docs merupakan sebuah program pengolah kata dan spreadsheet berbasis Web yang membuat kolaborasi menjadi lebih efisien. Dokumen Google akan membuat dokumen tetap online agar orang lain dalam organisasi kita dapat langsung mengedit dan memperbaharuinya secara bersamaan langsung dari browser mereka. Beberapa orang juga dapat melakukan perubahan secara bersamaan dan melihat hasil edit pengguna lain secara real time. Setiap versi akan disimpan secara otomatis sehingga kita bisa melihat siapa yang melakukan perubahan atas dokumen tersebut dan kapan perubahan tersebut dilakukan. Seperti layanan Google berbasis Web lainnya, tidak ada perangkat lunak terpisah yang harus di-download atau diinstal. Anda hanya memerlukan komputer yang tersambung ke Internet dengan browser standar untuk menggunakan Dokumen. 

Tips Hosting Google Apps

1.      Sebelumnya, Anda harus punya domain (alamat web) milik sendiri terlebih dahulu dan hosting untuk website Anda. Disarankan untuk menggunakan hosting yang memiliki kontrol panel mudah seperti CPanel.

2.       Daftar dulu di www.google.com/a/, pilih yang Standard Edition atau dan Education Edition. Jika Anda perusahaan besar dan ingin hosting skala besar, pilih Premier Edition.

3.      Anda akan diminta untuk verifikasi kepemilikan, gunakan metode upload file yang di dalamya berisi kode tertentu yang diberikan.

4.      Anda akan diminta mengubah record MX dari kontrol panel hosting Anda yang berguna untuk mengarahkan lalu lintas data e-mail ke Google Apps. Tanyakan ke admin server jika tidak tahu di mana letak MX ini. Jika Anda memiliki Web Hosting Manager (ini biasanya dimiliki admin server), setting MX akan lebih mudah. Cara mengubah MX bagi pemilik WHM ada di http://www.google.com/support/a/bin/answer.py?answer=33352&ctx=sibling.

5.       Dari kontrol panel pengelolaan domain di Google Apps, arahkan alamat akses e-mail dengan alamat web sendiri, misalnya http://mail.jakarta.com. Setelah itu, minta kepada admin server untuk mengubah DNS Zone ke alamat tersebut.

6.       Jika segalanya sudah selesai di-setting, maka tinggal menunggu waktu propagasi atau penyebaran Domain Name System (DNS) yang diperkirakan selesai selama 24 jam. Kadang-kadang bisa langsung diakses memang, tergantung kondisi internet saat itu.