DSS (Decision Support System….), apa lagi yang kita omongin selain “how to get the right decision”…. Hmmm kuliah ini masih terus berlanjut, dengan tugas-tugasnya setiap hari…
Review blog sebelumnya gw dah ngejelasan mengenai AHP nah sekarang berlanjut dengan penggunaan yang lebih rumit lagi yaiut ANP. ANP itu merupakan suatu pendekatan komprehensif dalam menyelesaikan masalah multi kriteria keputusan. Ringkasnya begini, kalau dalam AHP sebuah keputusan tersebut akan dipengaruhi oleh beberapa kriteria-kriteria dan antar satu kriteria dengan kriteria lainnya tidak saling berhubungan. Sedangkan dalam AHP, kriteria yang satu memiliki hubungan dengan kriteria yang lain. So, hubungan matriksnya bisa berlipat-lipat… pusing deh kalau mau diselesaikan dengan cara manual. Tapi ada software yang kita pelajari untuk bisa melihat hubungan antar kriteria tersebut yaitu Super Decision yang juga dibuat oleh Saati…
Nah ditugas kedelapan ini, kita diminta untuk mencari tahu apa itu ANP dan contoh kasusnya dalam jurnal. Nah dari jurnal tesebut dikatakan bahwa ANP itu sendiri menghasilkan interrelationship yang lebih kompleks daripada AHP. Jurnal gw dapat kemaren itu adalah Analytic network process in supplier selection: A case study in an electronic firm. Pada jurnal ini diberitahukan bagaimana pengambilan keputusan tersebut untuk menentukan supplier yang mana yang cocok dipakai untuk jalannya bisinis mereka.
Nah tugas selanjutnya adalah membuat matriks yang ada dijurnal sebelumnya tersebut kedalam modelnya di Super Decision. Hmmm,,,, awalnya cukup bingung, kita harus belajar sendiri penggunaan software tersebut dan ternyata penggunaanya agak sedikit lebih sulit dibandingkan menggunakan Expert Choice dan matriks yang harus diisi ternyata lebih banyak. Pada tugas ini gw hanya membuat interface modelnya saja, kalau bobotnya tidak diisi. Karena dari jurnal yang gw dapet ga menyertakan pembobotannya.
Selanjutnya adalah kita mulai belajar untuk bagaimana membuat suatu contoh kasus menggunakan Super Decision. Untuk ini saya membuat 2 contoh kasus. Yang pertama adalah bagaimana kita harus membuat pilihan untuk menentukan printer yang mana yang baik menurut kita. Kembali lagi kita ingat bahwa dalam pemilihan keputusan ini masih cukup dipengaruhi oleh unsure subjektifitas. Disini gw membuat alternative printer HP, Canon, dan Epson dengan 4 kriteria atau cluster sebagai pertimbangannya yaitu aspek penggunaanya, spesifikasi produk tersebut, aspek eksternal, aspek after sales service, dan aspek lingkungan. Dan dari pertimbangan tersebut didapat hasilnya adalah HP sebagai printer yang baik digunakan. Contoh kasus kedua adalah bagaimana memilih restaurant fastfood, seperti yang kita tahu bahwa banyak sekali restaurant fastfood yang menawarkan berbagai macam jenis makanan. Dari contoh ini saya memiliki 4 alternative, McDonald, KFC, HokkaHokka Bento, dan Steak & Sheak. Nah disini terdapat 4 kluster sebagai pertimbangannya, yang pertama kualitas makanan, service, dan loksi. Dari pertimbangan tersebut dipilihlah McDonald.
Tugas kita selanjutnya adalah mencari jurnal untuk melihat modeling dalam pengambilan keputusan. Gw dapat jurnal yang berjudul Web-based Decision Support System for the Public Sector Comprising Linguistic Variables . jurnalnya agak sedikit ribet sih, karena berhubungan dengan Web Based.
Akhir dari perjalanan itu kita pun ujian yang cukup dadakan. Dosen kita mengatakan bahwa kita akan review jadi kita diminta membawa model ANP dan AHP yang telah kita buat. Satu angkatan berpikir itu hanya review biasa, eh ternyata ujian… hmmm tapi ya ujiannya tidak terlalu sulit sih, dalam model kita, kita diminta untuk menambahkan satu kriteria lagi dan bobotnya haruslah 30%, lalu kita diminta melihat apakah kriteria tersebut mengubah keputusan yang terdahulu…
Hmmmm DSS…
Tapi sebenarnya penting juga lho…